Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2015

Slow Speed Photography di Curug Cibereum Gede Pangrango

Taman Nasional Gede Pangrango memiliki banyak sekali keindahan yang luar biasa, salah satunya adalah Curug (Air terjun) Cibereum yang berada di bagian bawahnya. Pada hari libur, Curug Cibereum  sering didatangi oleh banyak sekali pengunjung yang ingin menikmati keindahannya. Namun sebenarnya, Curug Cibereum hanya salah satu fitur alam yang indah dari kawasan ini, dalam perjalanan dari pintu masuk Taman Nasional kita dapat melihat kondisi hutan alami yang indah, sungai-sungai kecil mengalir dengan cukup deras karena kelerengan tanah yang cukup tinggi. Sungai-sungai kecil ini sangat cocok bagi anda yang ingin belajar atau mencoba Slow Speed Photography. Beberapa waktu yang lalu dalam suatu kesempatan saya mengunjungi Curug Cibereum Taman Nasional Gede Pangrango untuk pertama kalinya. Dalam kesempatan tersebut saya mencoba untuk mengambil gambar sungai-sungai kecil di kawasan tersebut dengan teknik slow speed. Sayangnya saat itu saya tidak membawa tripod, namun tentu kita bisa sedikit

Serakalan - Budaya Masyarakat Melayu Sambas

Bagi masyarakat Sambas, Serakalan adalah kata yang sangat familiar. Serakalan adalah salah satu bagian dari kebudayaan masyarakat Sambas, namun juga dikenal oleh beberapa masyarakat Islam lain di Indonesia. Kebudayaan ini masuk bersamaan dengan kedatangan Islam ke Indonesia. Beberapa waktu yang lalu dalam kunjungan saya ke Sambas sempat mengikuti acara Serakalan yang dilakukan di rumah salah satu keluarga jauh. Berada di tengah-tengah acara Serakalan tersebut benar-benar pengalaman baru bagi saya. Bersyukur juga budaya melayu ini masih dipertahankan masyarakat Sambas. Pada awalnya Serakalan merupakan wujud ekspresi ta’dzim yang berhubungan dengan peristiwa kedatangan Rasulullah hijrah di Madinah. Serakalan berisi syair-syair Pujian kepada Allah dan Rasul-Nya. Dalam istilah lain, ritual ini dapat pula disebut dengan Marhabanan atau “debaan” (Maulid Ad-Diba’iy). Pembaca Serekalan - Sambas Serakalan telah berkembang dikalangan masyarakat Sambas dan dikemas sedemikian rupa sehingga

Pantai Pasir Panjang Indah Singkawang

Pantai Pasir Panjang Indah adalah objek wisata pantai tertua di kawasan pantai barat Kalimantan Barat. Pantai Pasir Panjang Indah terletak di Kecamatan Tujuh Belas, Kotamadya Singkawang. Dari Kota Pontianak, Pantai Pasir Panjang Indah dapat dicapai dalam waktu sekitar 3-4 jam jalan darat melalui jalan aspal yang halus. Dari Singkawang Pantai ini bisa dicapai dalam waktu sekitar 20-30 menit. Pemandangan Pantai Pasir Panjang Midground adalah Tanjung Bajau - Singkawang Pantai Pasir Panjang dinamai demikian bukan karena butiran pasirnya yang panjang, namun dikarenakan pantai ini membentang dengan panjang mencapai sekitar 7-8 km menghadap Laut Cina Selatan. Pantai berpasir yang membentang inilah yang menjadi atraksi bagi pengunjung dari berbagai wilayah lain di Kalimantan Barat. Pemandangan Pantai Pasir Panjang Singkawang Ombak laut Cina selatan yang  mendarat di Pantai Pasir Panjang Indah memiliki kekuatan yang relatif rendah, sehingga relatif aman bagi pengunjung yang ingi

Poelang Kampoeng in Cinangneng Traditional Tourism Village

Cinangneng Tourism Village is a village that was developed as a Sundanese cultural attraction in Ciampea Bogor, West Java. This village was developed by Hester Basukian, an Indonesian ex-tourguide. Cinangneng Tourism Village offers a themed tour concept of traditional daily life of the Sundanese people in Bogor area called Poelang Kampoeng Travel Program. For those of you who want to know and see firsthand what is look like the rural communities in West Java, Cinangneng Tourism Village could be the right choice. Here is a brief pictorial story about what you can enjoy in Cinangneng Tourism Village. Music and singing The first activity in Poelang Kampoeng in Cinangneng Tourism Village is singing Sundanese traditional songs. We will also playing Angklung - a traditional musical instrument- guided by some officers of the Guest House of Cinangneng Village. In this activity you will know how easily is playing angklung. Singing and Playing Sundanese Traditional Music Walking Aroun

Kerbau dalam Pengolahan Lahan Pertanian

Kerbau adalah salah satu hewan yang sangat dekat dengan masyarakat agraris, karena kerbau memiliki beberapa fungsi penting dalam pertanian. Sayangnya, belakangan ini peran kerbau semakin tergusur oleh teknologi-teknologi baru. Fungsi kerbau untuk membajak sawah tergantikan oleh traktor tangan, fungsinya sebagai alat transportasi tergantikan oleh kendaraan bermotor. Bahkan di beberapa daerah yang biasa menggunakan daging kerbau untuk dikonsumsi mulai beralih ke sapi. Namun, masih ada sebagian masyarakat Indonesia yang masih mempertahankan kerbau sebagai bagian dari budaya dan aktifitas pertanian mereka. Salah satu kelompok masyarakat yang masih menggunakan tenaga kerbau untuk mengolah lahan sawah adalah masyarakat Sunda di Wilayah Dramaga dan Ciampea Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Di kawasan persawahan wilayah tersebut kita bisa melihat petani membajak sawah pada awal musim tanam. Beberapa waktu lalu saya sempat melihat proses pengolahan lahan sawah dengan menggunakan tenaga kerbau dan

Keliling Yogyakarta - Si Cantik Candi Prambanan

Matahari sudah contong ke barat, perjalanan dari Desa Kasongan yang terkenal karena Tembikarnya menuju kawasan wisata sejarah Candi Prambanan memang cukup menyita waktu. Setelah bus TransYogya yang kami tumpangi berhenti di haltenya, kami turun dan berjalan lagi. Antara halte TransYogya dan gerbang masuk kawasan Candi Prambanan ada jarak sekitar 600 meter. Dalam jarak yang 600 meter itu kita bisa melihat Candi Prambanan yang berada sekitar 200 meter dari tepi jalan raya. Candi Prambanan di Senja Kala, Yogyakarta Memasuki pelataran parkir, suasana relatif sepi, tidak terlalu banyak kendaraan yang parkir. Mungkin karena faktor luasnya, sehingga keramaian manusia tidak terlalu terasa. Rombongan kami hanya beberapa orang yang masuk ke dalam kawasan wisata Candi Prambanan, sedangkan yang lainnya hanya menungu di luar. Yang masuk kawasan yaitu kelompok saya yang terdiri dari saya sendiri, Icha dan mbak Roosna, yang kebagian Kawasan Wisata Candi Prambanan sebagai objek yang akan dibaha

Keliling Yogyakarta - Desa Kasongan

Hampir menjelang siang, setelah meninggalkan Keraton Yogya Hadiningrat , kami kembali ke arah jalan Malioboro. Kami berhenti di dekat titik 0 km Yogyakarta dimana sebuah patung berbentuk akar yang menyelimuti potongan tubuh manusia dari pinggang hingga ke kaki berwarna merah berdiri tegak. Agak heran juga, apa arti dari patung yang sebenarnya tampak vulgar tersebut. Berjalan sedikit dari patung seronok tadi, kami masuk ke halte TransYogya untuk berangkat menuju tujuan kami berikutnya, Desa Kasongan. Beruntung bagi kami, karena rencana kami untuk keliling Yogyakarta sangat terbantu dengan adanya bus TransYogya. Seperti di Jakarta dengan TransJakartanya, layanan TransJogja juga menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan murah. Berbagai potensi wisata yang luar biasa di Yogyakarta baik wisata budaya maupuan wisata alam telah didukung oleh sistem transportasi yang sangat baik. Wajar saja jika Yogyakarta menjadi salah satu destinasi wisata utama di Indonesia selain Bali. O

Keliling Yogyakarta - Keraton Yogya Hadiningrat

Kota Gudeg, adalah sebutan lain bagi Kota Yogyakarta. Gudeg adalah makanan khas Yogyakarta berupa sayuran buah nangka muda bersantan beberapa campuran jenis sayuran lainnya. Rasanya manis seperti kebanyakan masakan Jawa lainnya. Pagi itu, setelah berkeliling-keliling Kampung Kauman , lapar mendera perut saya dan kawan-kawan. Kami bergerak menuju sebuah warung gudeg di tepi jalan salah satu sudut alun-alun utara keraton Yogya. Sampai di warung gudeg tersebut, beberapa orang dari kami memesan nasi gudeg, tapi tidak dengan saya. Saya pernah makan nasi gudeg, entah kapan dan dimana saya lupa. Tapi pengalaman makan nasi gudeg tersebut tidak terlalu berkesan untuk sayam, mungkin karena saya biasa dengan masakan padang yang rasanya pedas. Ternyata Yanet (istri saya), dan Rio (salah satu teman sekelas kami) juga sama dengan saya, gudeg tidak mengundang selera kamil. Jadi kami berjalan lagi mencari tempat lain, langkah kami berhenti di warteg di salah satu sisi alun-alun. Kami memilih makan n

Keliling Yogyakarta: Kampung Kauman

Delman di Jalan Malioboro, Yogyakarta Yogyakarta, adalah salah satu daerah istimewa di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kenapa menjadi daerah istimewa? Karena sistem pemerintahannya masih menggunakan sistem kerajaan/kesultananan dimana Sultan Yogya adalah pemimpin tertinggi di daerah tersebut. Ringkasnya, posisi gubernur adalah hak dari sultan. Oke, mungkin semua orang sudah tahu ini, tapi barangkali masih ada yang belum tahu kan. Provinsi Yogyakarta ibukota di kota Yogyakarta yang dikenal sebagai kota pendidikan karena banyaknya perguruan tinggi dan mahasiswa di kota tersebut. Selain kota pendidikan, kota Yogya juga dikenal sebagai kota wisata. Yogya memang memiliki banyak objek wisata, objek-objek wisata tersebut tersebar dari dalam kota Yogya hingga wilayah yang cukup jauh. Beruntung rasanya, saya sempat mengunjungi kota yang juga terkenal dengan angkringan-nya ini. Dalam salah satu praktikum lapangan kuliah saya, saya dan teman-teman saya mengunjungi kota Yogya.