Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2014

Kota Tua Jakarta: Museum Bank dan Kali Besar

Kota Tua Jakarta, menurut saya adalah tempat paling menyenangkan di Jakarta. Jadi rasanya rugi sekali kalau sedang jalan-jalan ke Jakarta tidak sempat mengunjungi kawasan kota lama ini. Kawasan yang memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi, tidak hanya bagi warga Jakarta, tetapi juga bagi seluruh Bangsa Indonesia. Kenapa demikian? Alasan utamanya adalah karena kawasan ini adalah pusat kendali belanda atas wilayah jajahannya di Nusantara. Di kawasan ini terdapat bangunan-bangunan bekas kantor-kantor VOC yang telah berumur ratusan tahun. Beberapa bulan yang lalu saya dan dinda mengunjungi kawasan Kota Tua Jakarta untuk mengikuti praktikum kuliah yang diasisteninya, dinda mengasisteni mata kuliah tentang lansekap budaya di jurusan arsitektur lansekap . Inilah salah satu alasan kenapa kami senang sekali dengan jurusan kuliah yang satu ini, banyak sekali acara jalan-jalannya. Kali itu adalah kali kedua kami kesana. Namun, saat pertama dulu kami hanya mengunjungi halaman museum Fat

Lumpia Basah

"Lumpia, Lumpia, Lumpia Basah, istimewa isi daging rusa..." Itu adalah potongan lirik dari salah satu lagu yang menurut saya paling menghibur yang pernah saya dengar, lagu dari Project Pop yang dirilis pada tahun 1996. Dari lagu itulah pertama kali saya mendengar makanan yang namanya Lumpia Basah . Tahu nama tapi tak tahu rupa. Tinggal di Bogor sejak 2011, saya sama sekali tidak pernah tahu rupa dari Lumpia Basah hingga lewat dari pertengahan tahun 2014 ini. Lumpia Basah, Babakan Raya, IPB Dramaga Pertama kali saya makan Lumpia Basah berawal dari perkataan Dinda tentang kami yang sudah bertahun-tahun tinggal di Bogor, tapi tidak pernah merasakan berbagai jenis makanan yang ada di kota ini. Pada suatu hari saat akan makan gado-gado di jalan Babakan Raya, Dramaga, Dinda melihat seorang anak laki-laki sekitar umur SMP sedang membuat memasak makanan yang asing menurut saya. Dinda meminta izin kepada saya untuk mencobanya, saya langsung saja mengangguk setuju. Sejak saat

Panggilan dari Ketinggian

Awal September 2007, angin berhembus kencang membawa hujan yang turun berhari-hari di Gunung Cabang Pulau Karimata, Cagar Alam Laut Kepulauan Karimata . Udara terasa begitu dingin, saya dan beberapa orang teman dari organisasi pencinta alam di kampus berada 30 meter di bawah puncak Gunung Cabang. Gunung Cabang memiliki ketinggian 1030 meter dari muka laut. Tapi angin kencang dan hujan yang berhembus relatif sangat dingin. Saya masuk ke dalam sebuah ceruk batu besar yang hanya cukup untuk satu orang, menghindari terpaan angin menjelang matahari benar-benar terbenam di cakrawala. Meringkuk menahan dingin yang rasanya meremukkan tulang, saya bergumam bahwa setelah ini saya tidak akan lagi naik gunung. Pernyataan yang berefek hanya beberapa bulan, kemudian saya naik gunung lagi . Kenapa orang-orang mendaki gunung? Pertanyaan diatas mungkin sering sekali didapatkan orang-orang yang senang mendaki gunung. Beberapa orang mungkin berpendapat mendaki  gunung merupakan kegiatan yang k

Masakan Terbaik Indonesia (menurut saya)

Pernah dengar istilah Mega Culinary Diversity? Jika ini adalah pertama kali anda mendengarnya, Anda tidak sendiri. Saya berpikir saya baru saja membuat istilah baru, tetapi ternyata istilah ini sepertinya sudah sering dipakai (silahkan googling:). Jadi, memangnya ada apa dengan Mega Culinary Diversity? Menurut saya, Mega Culinary adalah salah satu sebutan yang pantas kita sandangkan ke nama Indonesia. Karena Indonesia merupakan negara yang sangat kaya dengan beragam jenis makanan, hal ini merupakan implikasi yang sangat wajar dari sejumlah lebih dari 300 suku bangsa yang mendiaminya. Rasanya tidak berlebihan kalau kita bilang ada ribuan jenis makanan yang dimiliki nusantara ini. Dengan demikian, Indonesia punya julukan baru selain negara Mega Biodiversity dan Mega Cultural Diversity. Dengan banyaknya jenis makanan yang ada di Indonesia, rasanya seumur hiduppun saya tidak akan dapat merasakan semuanya kecuali sebagian saja. Nah, disini, saya ingin menceritakan beberapa jeni

Cara Mengatasi Stress

Hidup adalah perjalanan melalui jalan penuh masalah, kecil atau besar, sederhana atau pelik, panjang atau pendek, dan banyak jenis masalah lainnya. Yang jelas, selama manusia masih hidup, masalah akan setia menemani perjalanannya. Masalah-masalah tersebut seperti soal-soal ujian yang harus kita selesaikan untuk naik ke grade yang lebih tinggi. Jadi harus kita selesaikan, karena kita tidak bisa berdiam diri di suatu tempat terus menerus. Tapi, ada kalanya kita merasa terjebak, tersudut, tidak berdaya, atau perasaan negatif lainnya karena tidak berhasil menyelesaikan masalah kita. Saat itulah biasanya stres melanda. Ada orang yang terus menerus mencoba menyelesaikan masalahnya, tapi ada juga yang berhenti sejenak untuk menenangkan diri, yang paling parah adalah yang lari dari masalah dan membuat masalah lainnya. Saya, sebisa mungkin berjuang untuk tidak lari dari masalah. Saya mungkin termasuk kelompok orang yang seringnya berhenti sejenak untuk mengurangi stress dan tegangan jika mas

Pantai Temajuk: 3. Pendidikan Negara Tetangga

Petualangan di Desa Temajuk berlanjut pada hari ketiga berada disana. Sesuai rencana yang dibuat pada malam sebelumnya sepulang dari Mercusuar Tanjung Datuk kami berangkat menuju rumah kepala desa untuk mengambil surat jalan, yup, kami akan ke luar negeri, Malaysia. Seperti saya sampaikan di cerita di Pantai Temajuk yang Pertama , untuk ke Kampung Telok Melano Malaysia kami tidak harus memiliki passport, cukup dengan surat jalan dari kepala desa. Sesi begambar di Halaman Sekolah Kebangsaan Kampung Telok Melano Desa Temajuk dan Kampung Telok Melano dihubungkan oleh jalan perkerasan semen selebar sekitar 1,5 meter, jalan ini cukup untuk dilalui dua kendaraan bermotor roda dua. Berombongan kami menapaki jalan yang terkadang hanya berupa tanah merah. Garis batas antara Indonesia dan Malaysia yang memotong jalan yang kami lalui berada diatas punggungan bukit yang tidak terlalu tinggi, batas tersebut ditandai dengan bangunan semacam gapura. Karena waktu itu hujan dan buru-buru

Pantai Temajuk: 2. Mercusuar Tanjung Datuk

Setelah dua hari satu malam, tiba waktunya kami menginjakkan kaki diatas pasir Pantai Temajuk. Dua perahu kecil (kalau tidak salah) menjemput kami dari kapal yang tidak bisa mendarat dan mengantarkan kami ke Desa Camar Bulan. Laut tampaknya sedang tenang, ombak tidak begitu besar, hanya gulungan-gulungan kecil bergerak pelan memeluk pasir dan membasahi celana panjang saya. Diatas perahu penjemput menuju Pantai Temajuk Selayaknya tamu yang sopan, panitia dan peserta mendatangi kantor kepala desa yang terletak beberapa menit berjalan kaki dari kumpulan rumah-rumah warga. Kepala Desa menyambut kami dengan senyum ramah. Konon katanya kru-kru film Bollywood dulu sering shooting film di Pantai Temajok, bahkan Shahrukh Khan pernah singgah di sana, apakah Shahrukh Khan yang artis Bollywood itu atau bukan saya tidak tahu. Pokoknya ceritanya begitu, bisa jadi nyata, bisa jadi hanya isu. Laporan kedatangan dan silaturahmi dengan Kepala Desa Temajuk Dari Kantor Kepala Desa, k

Pantai Temajuk: 1. Perjalanan Panjang

Muara Sungai Paloh Pantai Temajok adalah salah satu pantai paling indah di Kalimantan Barat, pantai ini terletak di Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas, bagian paling barat dari pulau Kalimantan. Tahun 2007 saya sempat mengunjungi tempat tersebut untuk mengikuti suatu kegiatan kepencintaalaman. Kunjungan saya ke Pantai Temajok itu meninggalkan kenangan yang sangat mengesankan bagi saya, karena suasana desa yang masih asri dengan pantai yang masih sangat alami relatif sulit untuk diakses. Sebagai pengingat bagi saya dan mungkin bisa bermanfaat bagi pembaca, maka berikut saya ceritakan pengalaman perjalanan tersebut. Memang kejadiannya sudah berlangsung tujuh tahun yang lalu, tapi mungkin kondisinya menurut saya masih relevan dengan kondisi saat ini. Perjalanan dimulai dari tepian Sungai Kapuas di sekretariat Mapala Arkha UPB Kota Pontianak pada subuh hari, tanggalnya saya lupa. Menggunakan bus kapasitas 30 penumpang kami meninggalkan Pontianak menuju Sambas. Setelah kurang l

Review Guardians of The Galaxy

Baru saja kehilangan sosok ibu, Peter Quill kecil diambil diculik oleh sebuah pesawat alien dari luar angkasa. Dua puluh enam tahun kemudian, Peter mendarat di planet Morag, sebuah planet yang telah lama di tinggalkan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan sebuah orb (orb) misterius. Ternyata Peter tidak sendiri, ada orang lain (alien) pimpinan Ronan The Accuser (Lee Pace) yang juga mengincar orb tersebut. Meskipun berhasil melarikan dari dari kejaran alien tersebut, Peter Quill menjadi incaran kelompok penjahat tersebut. Mendarat di Xandar, ibukota Kekaisaran Nova, Peter Quill berencana untuk menjual orb yang didapatkannya dari planet Morag. Ronan yang berencana untuk menghancurkan Xandar dengan Orb misterius tersebut mengirim Gamora (Zoe Saldana) ke Xandar untuk merampas Orb tersebut dari Peter. Dua orang pemburu hadiah, Rocket Racoon (Bradley Cooper/suara) dan Groot The Tree (Vin Diesel/suara) juga mengejar Peter Quill untuk mendapatkan hadiah yang  ditawarkan oleh Yond

The Raid: Berandal

Selamat dari gedung pusat penjahat di Jakarta, tidak membuat Rama dapat bernafas lega, tugas yang lebih mematikan ternyata sedang menantinya di luar gedung penjahat yang dia dan teman-teman sepasukannya serbu. Membawa seorang temannya yang terluka dan komandan yang sudah gila, Rama bertemu dengan satuan yang tidak pernah dia kenal sebelumnya. satuan yang hanya dikenal oleh Abangnya, Andi. Dari komandan satuan yang baru ditemuinya ini Rama mendapatkan tugas yang jauh lebih berat daripada menghadapi gerombolan sebelumnya. Kali ini, pilihannya hanya satu,  menjalankan tugas tersebut atau dia akan menempatkan keluarganya dalam bahaya. Tidak ada pilihan lain, maka dia menjalankan tugas tersebut yang ternyata jauh lebih sulit dari pada yang dia bayangkan dan rencanakan. Sebenarnya, secara logika Rama bisa saja menolak untuk tetap terlibat, karena toh namanya sudah dihapus dari daftar polisi yang menyerbu gedung pusat kejahatan di film The Raid. Jadi dia dan keluarganya tentu tetap a

The Alchemist, Hidup adalah Perjalanan

The Alchemist By Lau Svensson Beranikah anda mengejar impian anda?Beranikah anda melangkah menuju tempat-tempat yang tidak pernah anda bayangkan sebelumnya? Tempat orang-orang dengan bahasa yang berbeda?  Tempat di mana keselamatan dan kematian dipisahkan jarak yang tidaklebih lebar dari tebal seutas rambut? Bahasa Dunia, kata ini sering kita dengar dari banyak orang, dan banyak orang menganggap bahasa dunia adalah bahasa Inggris.  Tapi bahasa inggris bukan bahasa dunia, bahasa dunia adalah bahasa yang dapat dipahami oleh semua orang tanpa orang itu perlu belajar, bahasa itu berasal dari dunia ini.  Setiap orang yang lahir dari intisari dunia dapat menggunakan bahasa dunia tanpa harus mempelajarinya.  Karena bahasa itu ada didalam setiap diri, seperti pengetahuan cara bernafas. Bahasa dunia tersebut pertama kali saya dengar dari seorang teman dari Denmark, dan ia menyarankan sebuah buku yang membuat dia berani melakukan perjalanan ke bagian-bagian dunia yang tidak pernah

Pantai Pasir Panjang, Pasirnya Panjang?

Pantai Paling Terkenal Seantero Kalimantan Barat bagian Barat Pantai Pasir Panjang, suatu pantai dengan pasirnya yang panjang-panjang, mungkin tidak sepanjang batang korek api, tapi cukup panjang untuk tidak bisa disebut kubus, begitulah bayangan saya sewaktu kecil saat menyebut Pantai Pasir Panjang. Kenyataannya, bukan pasirnya yang panjang, tapi pantainya. Pikiran itu seingat saya tidak pernah saya ungkapkan kepada orang lain (Alhamdulillah), sampai ia terhapus sendiri oleh pengalaman saya saat mengunjungi pantai yang panjang tersebut. Mungkin pada saat itu usia saya antara 7-8 tahun. Jadi perlu diingat, jika ingin menyebutkan pantai ini, sebutlah Pantai Pasir Panjang, bukan Pasir Panjang. Pantai Pasir Panjang berada di Kecamatan Tujuh Belas, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat. Pantai ini diberi nama Pantai Pasir Panjang karena pantainya membentang panjang menghadap laut lepas, ada yang bilang panjangnya 3 Km, tapi seingat saya panjangnya mencapai 7 Km. Mungkin ka

The Departed, Film Penuh Ketegangan

"When I was your age they would say we can become cops, or criminals. Today, what I'm saying to you is this: when you're facing a loaded gun, what's the difference?" Frank Costello. Polisi yang menyamar menjadi kriminil (penjahat), rasanya sudah sering kita dengar, tapi kalau kriminal menyamar menjadi polisi? Mungkin jarang kita dengar, tapi saya yakin banyak yang semacam ini, utamanya kriminal dalam bentuk korupsi. The Departed (2006) adalah film yang menceritakan tentang dua karakter seperti yang saya sebut tadi, ada polisi yang menyamar menjadi penjahat, dan ada penjahat yang menyamar menjadi polisi. Dua karakter tadi adalah Billy Costigan si polisi yang menyamar mejadi penjahat (Leonardo di Caprio) dan Colin Sullivan si penjahat yang menyamar menjadi polisi. Film ini adalah remake versi Hollywood dari film Infernal Affair buatan Hongkong yang di mainkan oleh Andy Lau dan Tony Leung. Saya sendiri belum pernah menonton Infernal Affair, jadi saya hanya akan